Cyber security merujuk pada teknik-teknik yang dapat kita gunakan untuk melindungi diri kita sendiri dari upaya jahat untuk mengakses perangkat, sistem, jaringan, dan program yang kita gunakan.
Komputer, laptop, smartphone, server, serta perangkat IoT yang kita semua gunakan.
Sistem operasi (OS), database, aplikasi web, aplikasi enterprise, serta aplikasi desktop.
LAN/WAN, WiFi, Firewall, Router, serta Switch.
Pencurian identitas pribadi dan penyamaran sebagai orang lain (impersonate).
Informasi hanya dapat diakses atau dibaca oleh pihak yang memiliki izin untuk membaca atau mengakses data tersebut. Apakah data ini bersifat pribadi?
Memastikan informasi dapat dipercaya dan tidak telah dimanipulasi. Apakah informasi ini telah diubah?
Kemampuan untuk mengakses informasi saat kita membutuhkannya. Dapatkah data ini diakses?
MFA menambahkan lapisan keamanan ekstra di luar kata sandi, sehingga akun Anda tetap aman meski kata sandi bocor.
Pembaruan software sering kali menambal celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh penyerang.
Buat kata sandi unik yang panjang untuk setiap akun. Gunakan password manager untuk membantu mengelolanya.
Jangan klik tautan atau lampiran dari pengirim yang tidak dikenal. Verifikasi identitas pengirim sebelum memberikan informasi apa pun.
Simpan salinan data penting di lokasi terpisah — baik cloud maupun penyimpanan fisik — untuk mengantisipasi serangan ransomware atau kerusakan sistem.
Tim FSI siap membantu Anda merancang dan mengimplementasikan solusi cyber security yang tepat untuk bisnis Anda.